Bali merupakan
salah satu destinasi liburan yang paling saya nanti-nanti sejak dulu. Walau sudah
berkali- kali mengunjungi pulau ini, namun saya tidak pernah bosan untuk
kembali lagi mengunjungi pulau kecil yang memiliki banyak keindahan ini. Dan
akhirnya saya mendapatkan kesempatan kembali untuk berlibur ke Bali bersama
keluarga pada waktu libur akhir tahun 2015. Beruntung sekali saya
mendapatkan tiket pesawat murah melalui Airpaz.com pada saat itu dengan menggunakan maskapai Garuda Indonesia. Hal yang selalu
kami cari saat berlibur tidak hanya berburu wisata alamnya saja, namun juga
berburu wisata kulinernya. Dan sebelum berangkat, kami telah merencanakan akan
berburu wisata kuliner terlebih dahulu di hari pertama.
Sesuai dengan
rencana awal, setibanya di Bali kami langsung jalan mencari restoran yang menjual
ayam betutu khas Bali. Setelah berkeliling, akhirnya kami mendapatkan restoran ayam betutu di
daerah Gilimanuk. Sembari makan, kami juga sempat berbincang- bincang dengan
pemilik restoran dan ia bercerita banyak mengenai ayam betutu.
Ternyata ayam betutu ini memang merupakan makanan khas asli daerah Gilimanuk. Ayam
betutu merupakan kuliner yang sangat populer di kalangan masyarakat Bali. Tidak
hanya penduduknya saja, para wisatawan yang datang ke Bali biasanya selalu
penasaran dan ingin mencoba masakan yang satu ini, termasuk saya dan keluarga. Bagi
saya kurang lengkap rasanya liburan ke Bali jika belum mencicipi ayam
betutunya.
| Foto bersama keluarga pada saat wisata kuliner di Bali |
Ayam panggang
khas Bali ini memiliki cita rasa yang sangat khas dan lezat. Apalagi bagi orang
yang suka makan makanan pedas pastinya sangat cocok untuk makan masakan ini. karena citarasa ayam betutu ini cukup pedas di lidah. Ayam betutu dimasak seperti masakan
khas Bali pada umumnya. Yaitu menggunakan bumbu cabai yang cukup banyak dan
dimasak bersamaan dengan ayam sehingga bumbu meresap sempurna. Ayam betutu ini
sangat baik dikonsumsi karena biasanya ayam betutu dimasak dengan menggunakan
ayam kampung. Namun betutu tidak selalu identik dengan ayam, betutu dapat
menggunakan bebek sebagai bahan utamanya.
| Foto Paket ayam betutu beserta sayur |
Bumbu yang
digunakan dalam memasak ayam betutu ialah seperti cabai merah, jahe, kunyit,
lengkuas, serai, bawang merah, bawang putih, ketumbar bubuk, kemiri, daun jeruk
purut, merica hitam dan garam. Dalam pembuatan ayam betutu ini, pertama- tama
bumbu ditumis hingga harum dan matang,
setelah itu di tiriskan. Lalu bumbu yang telah di tumis tadi dilumuri ke ayam
hingga terbalur dengan rata dan di diamkan semalaman agar bumbu meresap.
Beberapa orang ada yang meletakkan bumbunya dengan di masukkan ke bagian perut
ayam kampung. Setelah di diamkan semalaman ayam ditambahkan dengan serai dan
daun salam lalu dibungkus dengan daun pisang.
Tujuan
dibungkus dengan daun pisang ini agar ayam memiliki aroma daun pisang yang
khas. Setelah di bungkus dengan daun pisang, ayam tadi dibungkus lagi dengan
aluminium foil. Lalu ayam yang telah di baluti aluminium foil tadi dikukus
terlebih dahulu ke dalam dandang panas selama 2 jam. Dan setelah itu, ayam
dipanggang di dalam oven bersuhu 185 derajat hingga matang dan setelah itu ayam
betutu sudah dapat disajikan dan dinikmati.
Ayam betutu ini
sangat cocok untuk disajikan menjadi menu makan siang bersama keluarga. Apalagi
jika disajikan dengan sayur toge, lalapan, ataupun plecing kangkung dan
dibarengi juga dengan sambel matah yang rasanya segar karena percampuran rasa
pedas dan asam dari sambel matah tersebut.